My Blog

Just another WordPress.com weblog

Posts Tagged ‘Mangkubumi’

Solo Intrigue (6): Mataram Pecah menjadi Dua

Posted by Sista pada Januari 17, 2009

Pada tahun 1748, Mangkubumi dan Raden Mas Said menyerang Surakarta kendati tidak berhasil merebut kota itu. Pada saat itu pasukan VOC dan Kerajaan dalam keadaan lemah, sehingga tidak dapat mengalahkan pemberontak dan hanya dapat bertahan di Ibu Kota Negara.
Di tengah pemberontakan itu, pada penghujung 1749, Pakubuwono II jatuh sakit. Gubernur Jenderal VOC yang baru yakni Von Hohendorff (1748-54), utusan VOC yang membantu Pakubuwono II merebut kekuasaannya kembali di Kartsura, berangkat ke Surakarta untuk mengawasi berlangsungnya pergantian kekuasaan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dokumen, Geger Kraton Solo | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Solo Intrigue (5): Terusirnya Mas Said

Posted by Sista pada Januari 17, 2009

Di luar aspek-aspek spiritual, pemilihan Desa Sala juga mengandung aspek strategis geografis. Tampaknya dari pihak VOC mempunyai visi yang cukup jelas tentang sebuah ibu kota negara yang baru yakni harus dekat dengan sungai besar sebagai sarana transportasi. Usulan pertama adalah untuk ibu kota baru adalah daerah Tingkir (Salatiga) yang dekat dengan Sungai Tuntang yang mengalir dari Salatiga ke Demak. Pilihan kedua adalah Bengawan Sala yang berhulu di Pegunungan Seribu (Wonogiri) mengalir dari selatan ke utara sampai ke Bojonegoro dan Surabaya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dokumen, Geger Kraton Solo | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Solo Intrigue (3): Kemunculan Sunan Kuning

Posted by Sista pada Januari 17, 2009

Tanggapan terhadap pembantaian orang-orang Tionghoa juga ditunjukkan oleh Pakubuwono II. Banyak yang menganggap bahwa Keraton Mataram ini memanfaatkan konflik VOC dengan Tionghoa. Namun jelas bahwa dalam konteks keberanian melawan penjajah, respons Pakubuwono II ini merupakan langkah positif. Dan ini mungkin juga salah satu bentuk solidaritas Raja Mataram terhadap kelompok Tionghoa. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dokumen, Geger Kraton Solo | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »