My Blog

Just another WordPress.com weblog

Archive for the ‘Ternak Unggas’ Category

TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA AYAM BURAS

Posted by Sista pada Januari 7, 2009

Baca entri selengkapnya »

Posted in Ternak Unggas | Dengan kaitkata: , , , , , , | 1 Comment »

Cermati Penyebab Kegagalan Vaksinasi

Posted by Sista pada Januari 7, 2009

Baca entri selengkapnya »

Posted in Ternak Unggas | Dengan kaitkata: , , , | 1 Comment »

Ancaman Udara Dingin pada Peternakan Ayam

Posted by Sista pada November 1, 2008

Saat udara dingin, kebanyakan peternak mengalami problema penyakit pernafasan yang sangat berat. Mengapa hal ini bisa terjadi dan bagaimana upaya penanggulangannya?

Kebanyakan kandang dengan ventilasi alami hanya mempunyai kontrol sangat terbatas, baik terhadap temperatur maupun kualitas udaranya. Kandang dengan ventilasi alami hanya punya sedikit kemampuan untuk mengontrol seberapa banyak udara segar yang masuk, dan bagaimana mengatur pergerakan udara tersebut setelah berada dalam kandang.

Saat arah dan kecepatan angin berubah dari waktu ke waktu, akan terjadi juga perubahan drastis jumlah udara segar yang masuk kandang, menghasilkan variasi yang sangat besar baik temperatur maupun kualitas udaranya.

Fluktuasi yang sangat besar dari kondisi lingkungan menyebabkan stress pada ayam, yang akibatnya menambah kepekaan ayam terhadap penyakit pernafasan. Selama udara dingin, aliran udara yang dingin dan lembab cenderung cepat jatuh ke lantai kandang (mengganti udara yang hangat di atas lantai) mengakibatkan ayam menggigil.

Karena aliran udara dingin tersebut hanya punya sedikit kemampuan untuk menyerap kelembaban dari litter, maka akan terjadi peningkatan pembentukan amonia dan penggumpalan litter. Kejadian ini akan menyebabkan peradangan pada saluran pernafasan yang akan meningkatkan kasus penyakit pernafasan.

Udara dingin, stress dan penyakit

Menutut pakar kesehatan unggas Drh. Darjono , PhD., saat udara dingin, kebanyakan peternak mengalami problema penyakit pernafasan yang sangat berat. Udara dingin dan lembab yang masuk kandang cenderung cepat jatuh ke lantai menggantikan udara hangat di sana, menyebabkan ayam menggigil. Jika udara dingin, ayam mendirikan bulunya untuk menyesuaikan kembali atau beradaptasi terhadap kondisi baru tersebut (respon stress).

Stress dapat diakibatkan antara lain oleh cuaca (panas, dingin) dan beberapa organisme patogen. Akibat stress dingin, misalnya : menggigil selama transportasi, kuman yang biasanya tidak patogenpun dapat menimbulkan penyakit yaitu tracheitis dan infeksi kantong udara pada anak ayam.

Bila stress bertambah berat dan berkepanjangan, ayam akan mengambil cadangan gizi dalam tubuhnya yang mengakibatkan ayam lebih peka terhadap penyakit. Stress diketahui menurunkan jumlah lympocyt (menurunkan titer antibodi/immunosupresion) hingga ayam lebih peka terutama terhadap infeksi virus.

Disamping itu, stress juga menaikkan jumlah heterophil sehingga meningkatkan resistensi terhadap inveksi kuman.

Langkah pertama dalam meminimalkan kasus penyakit pernafasan adalah mengurangi stress pada ayam dengan upaya konsisten untuk mencapai standar manajemen lingkungan (meminimalkan variasi mutu udara yang masuk kandang).

Hal ini dapat dilakukan dengan monitoring kualitas udara. Kualitas udara dapat dimonitor dengan mengukur variasi harga beberapa elemen kualitas udara, seperti kadar amonia dan karbondioksida. Alat pengukur udara kedua elemen tersebut cukup mahal dan memerlukan berulang kali kalibrasi. Karena kelembaban (RH : relative humidity) bervariasi sepadan/paralel dengan variasi kadar amonia dan tingkat CO2 dalam kandang, maka RH dapat dipakai sebagai tolok ukur kualitas udara (baik buruknya ventilasi).

Bila ventilasi kurang, maka baik kadar NH3, CO2 dan RH kesemuanya akan tinggi, sebaiknya jika ventilasi cukup, baik kadar NH3, CO2 dan RH kesemuanya akan rendah. Sangat jarang terjadi, RH rendah tetapi kadar NH3 serta CO2 dalam kadar tinggi.

Ventilasi, sistem pendingin dan isolator adalah cara-cara penting untuk mengatasi efek udara panas dan dingin. Sedangkan organisme patogen dapat dikontrol melalui sanitasi yang baik dan program vaksinasi yang memadai.

Langkah kedua adalah dengan mengatur kelembaban dalam kandang. Kelembaban dibawah 50%, kandang akan berdebu sehingga memperberat kerja saluran pernafasan. Kelembaban antara 50-70%, kelembaban udara dianggap sesuai untuk ayam.

Kelembaban antara 70-80% dinilai kurang optimal sedangkan kelembaban di atas 80% dinyatakan sangat buruk karena kemungkinan kejadian penyakit pernafasan akan meningkat.

Kelembaban tinggi dapat menaikkan konsentrasi amonia di udara, yang akan menaikkan ancaman infeksi kuman E. coli (konsentrasi 20-50 ppm akan meningkatkan kemampuan menginfeksi kuman patogen). Selain karena virus-virus tertentu (MD, IBD, CAV dan Reovirus), immunosupresi dapat dihasilkan oleh jamur-jamur tertentu penghasil toksin yang dapat tumbuh cepat pada kelembaban udara tinggi.

Saat perkembangan kedua jenis agen tersebut, respon stress dapat terjadi. Bila respon stress tersebut dapat diminimalkan, efek immunosupresi keduanya dapat dikurangi.

Demikianlah hal-hal yang perlu diketahui oleh peternak mengenai pengaruh udara dingin terhadap kesehatan unggas yang dipelihara, dan langkah-langkah penanganannya. Selamat mencoba ! PI/dw

Silakan mengutip dan atau meng-copy isi tulisan ini dengan menyebutkan sumbernya : http://www.poultryindonesia.com

Posted in Ternak Unggas | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Ternak Ayam Kampung (1)

Posted by Sista pada Oktober 14, 2008

Perbandingan:

Dibanding ayam arab, produktivitas ayam kampung memang kalah jauh (ayam arab 70%, kampung 40%).

Namun ayam kampung mempunyai kelebihan karena tidak mengenal penyusutan investasi. Misal, harga modal Rp 18.000/ ekor (usia produktif), maka jika sudah tidak produktif (usia di atas 2 tahun), nilai jualnya masih tinggi, mengikuti harga standar ayam kampung indukan.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Ternak Unggas | Dengan kaitkata: , , | 3 Comments »

Cara Memilih Pakan Berkualitas

Posted by Sista pada September 14, 2008

Bila ternak diberi pakan yang kurang memenuhi standar baik kualitas maupun kuantitasnya, maka akan terjadi penurunan produksi. Untuk itu, kemampuan untuk memilih pakan berkualitas tinggi mutlak dimiliki. Makanan ternak memegang peranan yang sangat penting dalam dunia peternakan. Terlihat dari segi biaya, makanan ternak menempati urutan yang paling tinggi, yaitu 70 % dari seluruh total biaya produksi. Simak panduan memilih pakan yang benar berikut ini. Baca entri selengkapnya »

Posted in Ternak Unggas | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Cara Efektif Mengefisienkan Pakan

Posted by Sista pada September 14, 2008

 

Ada beberapa cara yang mudah dan praktis yang dapat dilakukan peternak untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pakan, yaitu dengan memperhatikan kualitas pakan yang diberikan, penggunaan bibit yang baik dan tata laksana pemberian pakan pada ternak. Bagaimana aplikasinya? Baca entri selengkapnya »

Posted in Ternak Unggas | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Apa Perlunya Antibiotika Pada Unggas ?

Posted by Sista pada September 14, 2008

Antibiotik digunakan terutama untuk pengobatan, sedangkan pentingnya antibiotik sebagai pemacu pertumbuhan merupakan kebutuhan sekunder.Yang dimaksud dengan antibiotik adalah suatu zat yang dibuat oleh organisme hidup, terutama fungi dan bakteri, yang dapat menghalang-halangi atau mematikan bakteri atau fungi yang dianggapnya lawan.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Ternak Unggas | Dengan kaitkata: , , , , | 1 Comment »

Apa Pengaruh Pakan Terhadap Besar Telur?

Posted by Sista pada September 14, 2008

Kombinasi ransum yang tinggi kandungan proteinnya dengan yang berkadar asam linoleat tinggi, akan menciptakan telur dengan kualitas prima. Untuk menambah daya pikat telur dimata konsumen, tidak hanya kebersihan dan warna kulit saja yang menjadi bahan penilaian. Baca entri selengkapnya »

Posted in Ternak Unggas | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Apa itu malaria unggas?

Posted by Sista pada September 14, 2008

Suhu dan kelembapan yang tinggi menyebabkan ayam banyak minum untuk menurunkan suhu tubuhnya, sehingga dapat mengakibatkan meningkatnya kondisi wet litter (kotoran basah) dan memicu munculnya kasus Luekocytozoonosis. Baca entri selengkapnya »

Posted in Ternak Unggas | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Air, Sumber Kehidupan Utama Bagi Ayam

Posted by Sista pada September 13, 2008

Ayam membutuhkan air yang bersih, segar dan dingin secara bertahap untuk pertumbuhan, produksi dan efisiensi penggunaan pakan.Seekor ternak dapat melangsungkan hidupnya hanya dengan mengambil kebutuhan dari sektor pakan, namun itu hanya pada batas kurun waktu tertentu. Tanpa air ternak akan mati hanya dalam beberapa hari. Baca entri selengkapnya »

Posted in Ternak Unggas | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »