My Blog

Just another WordPress.com weblog

Murai batu ngebatman, bagaimana solusinya?

Posted by Sista pada Oktober 24, 2008

Halo Om Duto,

Salam Kenal,

Om minta sharing nya donk untuk MB yg kurang vit dan apabila melihat mb lain cenderung ngebatman.Ketrekan menjadi berkurang / jarang sekali…. burung hanya ngeriwik saja

Umur Mb 11 bulan

Rawatan jangkrik 3/3

Kroto 1 sendok makan pagi, tiap hari…

jemur jam 7 – 8 pagi, maklum om kuli hehehe…

mohon om untuk sharing nya…baik perawatan dan

untuk vitamin/ obat

Terima Kasih

Rey (Pertanyaan melalui PM di www.kicaumania.org)

Salam kenal juga,

Untuk sementara, pada pagi hari, jangkrik diberikan sebanyak MB mau. Bisa bahkan sampai 10 ekor kalau masih mau diberikan saja. Untuk obat2an, nggak usah, karena itu bukan MB sakit, hanya kurang asupan EF-nya.

Jangan dipertemukan dengan MB lain sampai benar-benar fit. Soalnya, kalau kondisi seperti itu ketemu terus dengan MB lain, akan jadi stres. Nggak usah coba2 dipertemukan kalau benar2 tidak fit. Tunggu sampai sekitar 1-2 bulan. Nanti akan pulih seperti sediakala.

Begitu dulu ya. Kalau ada perkembangannya, kirim kabar.

Tks kembali.

Salam,

Duto Sri Cahyono

About these ads

64 Tanggapan to “Murai batu ngebatman, bagaimana solusinya?”

  1. agus rizal said

    Om saya mau tanya neh,

    1. om duto yang ini sama engak orangnya dengan om duto solo yang suka ngasih info di kicaumania org.
    2. Saya baru beli AM dulunya pernah juara di latihan cuma setelah saya beli bunyinya hanya ngemplong2 aja and susah mabung alias rontoknya cuma nyulam, yang parahnya lagi palanya suka ngedongak ke atas dan kemudian salto.
    yg saya mau tanyakan bagaimana agar anis saya mrudah mabung, harus di berikan apa:
    Kemudian bagaimana mengatasi supaya palanya jangan ngedongak keatas.

    tks pak.

    salam

  2. agus rizal said

    Mau tanya lagi om, ada yang lupa.
    Vitamin apa yang baikk atau suka di pakai untuk burung siap lomba.

    udah om itu aja, makasih banyak.

    thanks ya om.

  3. agus rizal said

    Mau tanya lagi om, ada yang lupa.
    Vitamin apa yang baikk atau suka di pakai untuk burung siap lomba.

    udah om itu aja, makasih banyak.

    thanks ya om.

  4. Duto said

    - Iya Mas, saya Duto yang itu. Saya memang menulis untuk http://www.kicaumania.org juga karena di sana memang tempat ngumpul teman-teman penghobi burung. Sedangkan di sini, ya blog saya untuk refreshing.

    – “Vitamin”-nya jemur yang cukup dan tidak usah di-setting macam-macam. Sudah saya kupas tentang bagaimana menyiapkan burung ke arena lomba. Coba Anda cari jawaban untuk hal itu dengan melalui bantuan “search here” di sebelah kanan itu dengan mengetik kata kunci “menyiapkan burung untuk lomba”.

  5. Duto said

    Oh iya.. untuk AMnya:
    Namanya “mempercepat” mabung ya sifatnya hanya “menambah cepat”. Kalau memang belum waktunya mabung mau dipaksakan relatif sulit meski bukan tidak bisa.
    1. Ubah pakan (ganti merk).
    2. Perbanyak kroto. Untuk AM, bisa diberi ulat hongkong (UH) tapi paling banyak ya 3 ekor per hari, kecuali kalau biasa makan UH, maka lipatduakan porsinya.
    3. Full kerodong.
    4. Jangan diberi buah.
    5. Ngga usah dimandikan.

    Bisa dicoba, moga2 cepat ambrol segera bulu2 AMnya.
    Salam,
    Duto

  6. noeroel said

    1.halo om duto salam kenal. mo nanya om, murai medan saya ko’ lagi mabung pas lagi tumbuh bulu ekurnya kira2 10 cm trus putus,knapa ya,apa karena dijemur,
    2. murai saya mabung kering gimana solusinya biar cepat mabungnya,boleh gak di mandiin. terima kasih om.

  7. Duto said

    1. Wah, kalau putusnya bukan karena dijemur Mas. Pasti karena dia nglabrak dan ekor ketekuk jeruji sangkar, atau faktor lain di luar jemur.
    Untuk burung yang sedang mabung, terutama pas tumbuh bulu, sebaiknya memang jangan dijemur. Paling diangin-anginkan di sinar matahari pagi sekitar 10 menit. Kalau bulu muda dijemur, dia akan mudah patah karena kandungan kapur (kalsium)-nya belum banyak tapi langsung mengering sehingga gampang patah.
    Lagi pula, bulu mabung yang kejemur lama, biasanya lalu macet tumbuh bulunya. Sebab, lapisan lilin di bagian pangkal bulu jadi mengering dan sulit ditembus/dpecah oleh batang bulu yang sedang tumbuh.

    2. Boleh saja dimandikan kalau proses moulting (ganti bulu) sudah pada proses tumbuh bulu. Hal itu untuk menjaga agar bulu yang sedang tumbuh mudah menembus lapisan kulit (lihat penjelasan di atas).
    Tetapi kalau sebagian besar bulu lama belum rontok, sebaiknya jangan dimandikan dulu karena akan memperlambat proses rontok, atau bahkan rontoknya “setengah matang”. Kalau kondisi ini yang terjadi, maka biasanya burung jadi macet bunyi atau bunyi tetapi tidak maksimal.
    Semoga ini menjawab pertanyaan Anda.
    Trims.
    Duto

  8. satria said

    salam kenal om
    aku pemula banget ni dalam hal hobi ini,
    rencana ku mo memulainya dengan melihara burung kenari!
    hal apa aja ni om yang perlu aku ketahui untuk memilih bakalan,menjadikannya sang juara,dan proses ngurusnya?
    mohon bantuannya ya om…

  9. Duto said

    Untuk pengantar, Anda bisa searching di kolom “cari” dengan menulis “kenari” dan pencet “enter”.
    Atau kalau Anda pengin lebih jauh ngobrol tentang kenari atau burung pada umunnya, silakan klik di sini.
    Semoga bermanfaat.

  10. Mas'ud Saputro said

    Selamat sore Mas Duto, salam kenal
    Saya langsung mau tanya nih, tentang MB saya bulu sayap kirinya patah, sampai empat bulu tetapi patahnya di tengah jadi ada yang tersisa, aktifitasnya sih biasa masih tetap berkicau, saya juga kurang tahu penyebab patahnya pas saya pulang kerja sayapnya sudah berantakan pada patah (sangkar kalau siang tidak saya krodong/tutup), apa dia manabrak sangkar atau yang lain, yang saya ingin tanyakan bagai mana cara menanganinya Mas, apa saya cabut semua atau bagaimana, saya tunggu sarannya Mas.
    Terima kasih sebelumnya.

  11. Mas'ud Saputro said

    Selamat sore Mas Duto, salam kenal
    Saya langsung mau tanya nih, tentang MB saya bulu sayap kirinya patah, sampai empat bulu tetapi patahnya di tengah jadi ada yang tersisa, aktifitasnya sih biasa masih tetap berkicau, saya juga kurang tahu penyebab patahnya pas saya pulang kerja sayapnya sudah berantakan pada patah (sangkar kalau siang tidak saya krodong/tutup), apa dia manabrak sangkar atau yang lain, yang saya ingin tanyakan bagai mana cara menanganinya Mas, apa saya cabut semua atau bagaimana, saya tunggu sarannya Mas.
    Terima kasih sebelumnya.

  12. Duto said

    Jangan. Nggak perlu dicabut. Biar dia terbiasa dengan kondisi itu sampai datang masa moulting (rontok dan tumbuh bulu baru).
    Kalau dicabut, berisiko ada darah yang keluar dan setelah kering menutupi lubang bekas pangkal bulu. Kalau ini yang terjadi maka bulunya nggak akan tumbuh selamanya karena tertutup. Kalaupun tumbuh, akan cari jalan lain. Akibatnya, bulu akan tumbuh silang menyilang nggak karuan.
    Salam,
    Duto

  13. noeroel said

    om kalo bulu ekor yang udah putus,dan selaput lilinnya kering, solusinya gimana? apa hrs dikorek (kt orang) vitamin apa om yang bagus buat mb mabung,boleh ga om pk ulat hongkong, biar cepet mabungnya, biasanya brapa lama mabung murai om,klo buat mb yg serak gimana solusinya.saya baru pemula,tp suka banget sama burung, maklum ya om. makasih banyak

  14. adan said

    slmt mlm om duto…pemula mau tanya nih:
    1.saya pny momongan MB yg wkt beli,ekornya gkda alias buntung(kata yg jual sih,dicabutin krn jelek).trus gmn y buat numbuhin bulu ekornya agr cpt tumbuh krn aku senang bget dgn ni MB yg ud ngeplong tiap malam & subuh+ngeriwik seharian penuh.
    perawatan harian jangkrik 3pg 3sr,kroto 1x /mggu,uh 10ekor/hr,mnd 3hr sekali & full dikerodong tiap hari.
    2.ad jg murai saya yg ud ngeplong abis & gacor dirmh bhkn gk boleh dgr suara burung apapun psti lsg nembak2 tp tiap x ngetrek dgn 3-5ekor MB,tu MB gk prnh mau krja alias duduk diem aj.knp y?
    3.boleh gk saya tau emailnya 0m duto?soalnya saya jrg bget buka internet,ni jg dpetnya via gogle.com(maklum drmh gda internet & msh lwt warnet)
    trm kasih ats tanggapannya
    salam

  15. Duto said

    Untuk noeroel:
    Kalo bulu ekor yang udah putus, dan selaput lilinnya kering, solusinya: pegangi burung dan masukkan bagian ekor ke air hangat sekitar 2-3 menit.
    Setelah itu, pencet2 pelan, kalau kelihatan ada hitam2 sisa ekor, maka ambil saja dan gunakan pinset untuk alat bantu. Jangan dikorek2 sebab bisa berdarah. Kalau berdarah, darahnya bisa menutup lagi lubang yang sudah dibuka.

    Nggak ada vitamin khusus yang saya rekomendasikan. Yang penting kecukupan pakan dan extra foodingnya (kroto terutama).

    Ulat hongkong bisa juga tetapi jangan kebanyakan. 5 ekor masing2 untuk pagi sore.
    MB biasanya moulting (dari mulai rontok sampai pulih lagi) sekitar 2 bulan.
    Kalau buat MB yg serak solusinya bisa gunakan air yang dicampur perasan kencur (jangan kental2).
    Juga Anda bisa masukkan kata kunci “perah” di boks pencarian. Klik go, maka akan Anda temukan salah satu metode untuk membuat suara burung menjadi jernih.

    Salam,
    Duto

  16. Duto said

    Untuk Mas Adnan:
    1. Coba terapkan cara yang saya sarankan untuk Mas Noeroel di atas. Untuk cepat numbuhin, ya asal pola makannya bagus, sudah cukup.
    Untuk perawatannya, kurangi porsi UH-nya dan kalau bisa kroto 3 hari sekali.

    2. Untuk MB yang kedua bisa jadi memang dalam kondisi takut. Jangan temukan dengan MB lain dalam waktu lama (sekitar 2 bulanan). nanti akan fight lagi kalau ketemu MB lain.

    3. dutosricahyono@yahoo.com

    Salam,
    Duto

  17. gumywang said

    selamat malam om Duto,salam kenal. saya mau tanya apa bener mb kalo di kasih lipan bisa gacor.

  18. Duto said

    Salam kenal kembali…

    Ada yang memang seperti itu, tetapi berisiko MB jadi galak/ nabrak2 sangkar mau ngejar musuh kalau diadu. Juga berisiko bulu rontok karena kepanasan.
    Salam,
    Duto

  19. gumywang said

    selain serangga apa lagi makanan kesukaan mb lainnya.terus apa dampaknya jika mb di kasih semacem susu bubuk/netsle untuk selingan minumnya.soalnya ku syg bgt sama tu mb. tks om.

  20. Duto said

    MB memang hanya suka serangga dan voer. Serangga yang paling disuka ya kroto dan jangkrik. Jangan biasakan diberi ulat hongkong ataupun ulat bumbung. Kalau belalang, sangat bagus. Untuk jangkrik dan belalang, hilangkan kaki-kakinya yang tajam.
    Untuk pakan lain seperti susu, tidak disarankan. Tetapi bisa juga untuk minumannya sepekan sekali ditetesi madu dan diaduk.Jangan kental2.

  21. hadi said

    om duto, saya punya MB
    umur :-/+10bln
    pagi :jangkrik5+1sendok kroto
    sore :jangkrik5
    mandi :seminggu 2x
    umbaran :4hari dalam minggu pertama(soalnya minggu kedua buat latihan)
    latber :2minggu satu kali
    yang menjadi permasalahan saya,MB saya kira-kira dalam 5 kali tarung mungkin 2-3 kali saja yang tarungnya agresif/ngotot,
    di rumah saya ada 2 tempat faforit buat gantang MB, di satu tempat MB akan bunyi sedang tapi dengan lagu yang baru, sedangkan ditempat lain akan bunyi lebih keras tapi dengan lagu lama
    yang saya tanyakan :
    1. perawatan saya bagaimana,ada yang salah apa ga?
    2. lebih baik saya gantung MB dimana,tempat1 apa yang 2?
    3. kalau akan di bawa ke lomba, apa MB harus tidak mendengar suara MB lain,atau bahkan suara burung lain?
    saya tunggu balasannya m duto

  22. Duto said

    @Om Hadi:
    Soal yang pertama, MB tidak mau ngotot di semua kondisi ketika ditarungkan, maka itu tergantung dari kondisi si MB sendiri. Hal itu juga tergantung lawan. Jika ketemu lawan yang sudah biasa ketemu, MB cenderung tidak begitu agresif.
    Lagi pula, jangan terlalu sering nge-trek MB. Paling cepat ya 15 hari sekali. Kalau keseringan, MB mudah ngedrop fisik dan mentalnya sehingga tidak ngotot lagi kalau tarung dengan lawan.
    Sementara soal rawatan Anda sudah bagus. Cuma, apa benar MB Anda tidak diberi voer? Meski sedikit, MB perlu dberi voer karena kandungan vitamin dan mineralnya dibutuhkan MB. Voer nggak akan membuat suara MB serak.
    Soal penggantangan, pilih tempat yang MB mau ngeluarkan lagu/ suara-suara baru.
    Kalau untuk persiapan lomba, minimal 4 hari nggak mendengar suara MB lain atau burung fighter lain seperti kacer, sulingan atau tledekan. Kalau untuk burung lain, nggak apa-apa.
    Okey?

  23. hadi said

    trmakasih jawabannya mas duto,
    kalau masalah voer beneran MB saya gak makan voer, sebenernya kemaren2 sudah pernah saya latih makan voer, tapi trus keburu mabung dulu jadi saya hentikan, lha ini mau saya coba lagi takutnya mbok mempengharuhi kondisinya+hariannya,soalnya lagi top form,tapi kalau di daerah pwt bnyumas banyak juga si yang gak makan voer, enaknya gimana ya mas duto,
    sebenernya ada cara khusus apa gak ya mas duto agar lagu MB bisa di atur urutannya, misal agar bukaannya suara gebres/love bird,
    trims masukannya mas duto,salam kenal,

  24. hadi said

    salam om duto,
    saya baru baca tulisannya njenengan di KM tentang MB yang bersuara monoton tapi juara,maksud saya ya kayak gitu,kalau murai saya sebenarnya isiannya CJ,LB,Jalak,greja,trucukan,bajing kikis,dllmenurut saya termasuk banyak,dulu pernah saya lombakan tapi ga juara,soalnya lum dapet setelannya,sekarang lum pernah tak lombakan lagi tapi insaallah dah dapet setelannya,sekarang saya lagi nyari senjata dulu agar suara LB/CJ/bajing kikis(ini seperti suara falcon) ini bisa keluar dominan dan panjang tapi tetep variatif, apa dengan di master dengan satu master saja dan lama/terus-menerus bisa seperti itu, bagaimana mas duto,rencana kalau ada lomba mau tak lombakan,
    matur nuwun mas duto

  25. Seno said

    Lam kenal sy anak baru di sini, jd aga malu mau cerita !!!!
    sy py mb tp kok bunyinya ngriwik trs ngga pernah kenceng ky murai yg lain kenapa ya pdhl kl pagi sy ksh 1 sendok kroto, sore 4 ekor jangkrik. tolong minta solusinya om ! sb sy bingung bgt kok ngeriwik trsd nih burung ngga pernah ngoceh kenceng .tolong yaaa Om.

    Jawab:
    Loh ngapain malu Om, santai saja…
    Tolong ceritakan sudah berapa lama Om Seno pelihara MB itu. Kira-kira berapa umurnya; bgm kondisi kesehatannya (kondisi bulu, apakah baru saja rontok dll). Juga apakah di rumah ada MB lain, atau burung lain; burung apa dsb. Dengan mengetahui kondis komplit, nanti bisa kita diskusikan lebih lanjut.
    Saya tunggu Om.
    Salam,
    Duto

  26. hadi said

    om duto
    saya tertarik dengan MB yang latah, kayaknya kalau di tarungkan bagus sekali ya,kalao orang sering di kagetin terus-terusan kan bisa jadi latah, kalau buat burung gimana ya agar bisa jadi latah.

    Jawab:
    Kalau soal MB atau burung fighter lain, pada umumnya memang latah. Sedikit suara “klenting” saja sudah membuat si fighter teriak-teriak. Apalagi mendengar suara burung fighter lain (dengan catatan tidak sering ketemu), pasti langsung teriak-teriak.
    Untuk burung fighter, asal kondisi fit (fisik dan mental) dengan sendirinya akan gacor. Apalagi kalau burung2 hasil tangkaran, rata-rata sejak kecil sudah latah banget.
    Salam,
    Duto

  27. Seno said

    makasih OM ! lgsg di jawab lagi ….
    umur kurang lebih 9 bulanan Om trs terang ngga tau pasti sy beli hasil tangkapan hutan, jd msh takut ma org tp skrg dah ngga takut lg trs bunyi kencangnya cm pagi doang tu aja paling cm 1 sampai 3 kali dah itu ngeriwik lagi, kondisi bulu memang baru aja slesai mabung sy ngga tau pasti dah slesai blm mabungnya, tp kt temen sih dah selesai, burung yang lain ada yaitu burung koci gacor bgt dan itu kl pagi saya taruh di sebelah kandang murai dgn harapan bs jd master OM, sb sy tau bgt kl ni burung masih muda tp yg bikin sy bingung kok ngga pernah kenceng ngocehnya OM . tlg solusinya OM biar cpt ngoceh kenceng. trs terang sy bs bangga kl burung mb ini bs ngoceh kenceng sb sy memeliharanya dr nol kecil dr tangkapan hutan dan msh muda bgt kakinya aja msh putih kemerah – merahan . skali lg mohon solusinya ya OM …… maaf kl ada kata2 yg kurang pas sb msh baru OM!

    Jawab:
    Wah la ya itu mengapa MB itu takut-takut bunyi. Itu kacer gacornya diungsikan jauh-jauh dulu. MB dan kacer sama-sama burung fighter. Jadi sama-sama tempur. Hanya saja, kalau salah satunya kalah mental, maka ya nggak akan pernah bunyi, bahkan kalau sudah tua sekalipun.
    Pilihannya memang mau pelihara/ dekat-dekat dengan kacer atau MB? Kalau mau MB-nya, ungsikan saja kacernya. Selama kacer gacor ada di dekatnya, MB nggak akan berani teriak kenceng.
    Untuk memaster MB gunakan burung masteran yang bukan fighter (fighter ini contoh lainnya adalah tledekan/sulingan), misalnya lovebird, cuvak jenggot, kenari, ciblek atau cililin. Itu semua bagus untuk masteran MB. Kalau malam ya ada suara jangkrik. Itu lebih bagus.
    Kalau tidak ada burung masteran, bisa gunakan sonic master atau kaset suara burung. Pilih suara burung seperti saya sebutkan di atas.
    Okey?
    Salam,
    Duto

  28. Seno said

    oooooooooooo, Makasih banyak OM .

  29. hadi said

    salam om duto
    kemaren MB saya masih kurang ngotot, emang sih lagi musim hujan, jadi ada 4 hari gak ta jemur, sebelumnya baru selesai mabung, belum tak jemur belum di umbar malahan tarungnya bagus, tapi setelah di umbar+jemur beberapa hari malahan jadi kebanyakan loncat tangkringan atas bawah. padahal juga pas sebelum mabung walaupun masih sering monoton tapi tarungnya gak loncat-loncat, lha kemarin malahan banyak loncatnya,
    mohon masukannya ma duto
    salam.

    Jawab:
    Itu diumbar pakai sangkar ukuran berapa?
    Kalau pengaruh jemur memang burung jadi relatif lebih agresif tetapi tidak sampai “ngroncal” seperti itu.
    Apakah itu pengaruh umbaran, saya tidak bisa memastikan. Hanya saja, di berbagai forum burung, saya cenderung tidak menarankan untuk treatmen umbaran.
    Coba baca tulisan saya tentang umbaran di sini.

  30. hadi said

    umbaran ukuran 250cmx70cm,
    sekarang mau ta umbar 2x seminggu aja, coba besok liat 2 minggu lagi, oya mas duto, kemaren pas ta tarungin malahan pas udah selesai burung kan dikerodong, malahan terus jad agresif dan kluar lebih banyak isian, apa ini yang di namakan telat panas ya, mungkin jangkriknya kurang ketambahan musim hujan ya, jadi tubuh burung butuh pemanas yang lebih banyak, mungkin gitu apa gimana, soalnya juga biasa setelannya kalao mau latihan porsi jangkriknya tidak saya tambahkan tetep pg5+kroto 1sendk sore jngkrk5, mohon sharingnya.

    Jawab:
    Ya telat panas. Faktornya bisa macam-macam.
    Kadang kalau kondisi nggak fit bener (kelelahan di umbaran, heheheh) lalu ditarungkan ya cuma plotat-plotot lihat temannya pada ngicau.
    Bukan masalah jangkrik juga. Jangkrik nggak usah ditambah.
    Apa ngetreknya dengan burung2 yang sama atau beda-beda?
    Kalau sama terus, bisa jadi semangat tempurnya turun. Kalau beda burung, coba luhat isian burung lawan, apakah ada suara-suara yang aneh (di isian MB Anda nggak ada?). Kalau ketemu burung baru dengan isian aneh2 biasanya MB jadi diam. Bukan takut tetapi sepertinya mendengarkan saja baru akan teriak-teriak ketika sudah diturunkan.
    Banyak kasus seperti itu.
    Salam,
    Duto

  31. Seno said

    Salam OM DUTO
    tenggang waktu untuk mb bakalan sampai dengan ngoceh ngeplong ( bkn ngeriwik ) brp bulan OM ? padahal mb sy dah ngeriwik terus kok, tp sy tunggu2 ngeplongnya cm pagi doang itu aja cm 2 ato 3 X. mohon pencerahan gmn merawat mb bakalan sampai dengan ngoceh ngeplong ( kenceng ). terima kasih banyak OM, yg kmrn sdg sy telatelin.

    Jawab:
    Lho kan pernah saya bilang tergantung bakalannya. Bakalan mudah hutan dengan bakalan dari penangkaran yang terbiasa dekat orang sangat beda. Bakalan mudah hutan akan cepat ngeplong kalau sudah tidak stress. Sampai kapan? ya tergantung faktor penyebab stressnya cepat hilang atau tidak. Misalnya, di sekitarnya ada burung fighter yang sudah gacor, maka bakalan nggak bakal segera ngeplong.
    Kan ini sama dengan kasus yang kita bahas di sini.
    Kalau bakalan hasil tangkaran yang selalu dekat orang, begitu lepas trotol maka dia sudah ngeplong2. Bahkan masih trotol pun banyak yang sudah ngeplong dan ketika selesai mabung pertama/ hilang trotol sudah gacor ngerol.
    Okey?
    Duto.

  32. hadi said

    matur nuwun mas duto,
    salam

  33. Seno said

    siiiip !!!! makasih banyak OM. Salam smoga tetap eksis dan jaya slalu, Aminnnn ……………
    Seno hadiyantho

  34. hadi said

    oya om duto mau nambahin,
    apa mendingan kalau sebelum di trek, burung di deketkan dulu sama lawan2nya biar bunyi dulu,apa di jauhkan dari kerumunan ya, soalnya dari 2 kali loncat2 juga burung tak jauhin dari MB lain sblm di trek,apa emang karakter MB lain2 ya.

    Jawab
    Kalau karakter MB memang lain-lain ya iyalah. Ide untuk didekatkan dulu dengan MB lain (asal jangan terlalu lama) nggak apa-apa. Soalnya kalau kelamaan, bisa gembos duluan.

    Duto

  35. Seno said

    maaf ni OM ngganggu lg Om ! tlg donng kasih trik dan Tips supaya MB bs cepat ngoceh, trus gmn caranya kl kita mau kasih master bt MB kita apa harus di krodong dl ? trus di taruh di sblhnya atau gmn gitu ! saya yakin kok OM sebenarnya byk yg ingin nanya tp malu sb pertanyaan seperti terlalu mendasar bgt. tp kl Om Duto mau kasih jawaban paling ngga saya yg baca dan mempraktekkan nya.
    Sukses dan tetap eksis ya OM !!!!!!!!!!!!!!

    Jawab:
    Tidak ada resep khusus agar MB cepat bunyi. Kalau burung sehat, tidak sterss/takut lingkungan, dengan sendirinya akan bunyi. Nah, agar burung tetap bunyi baca tips-nya di sini..
    Ingat lagi soal perawatan. Cermati lagi Om tulisan saya yang ini..
    Kalau soal memaster, tidak mutlak dikerodong, apalagi dikerodong terus. Tisdak ada hubungan antara memaster dengan kerodong. Kerodong berkaitan langsung dengan masalah perawatan/ keamanan/ kesehatan burung.
    Untuk memaster, tidak mutlak harus disatukan dalam satu ruangan. Asal burung yang dimaster bisa mendengar jelas suara masterannya, sudah cukup. bahkan kadang hanya mendengat sehari sekali saja, sudah cukup meski kurang intensif (kurang cepat). Buktinya, dulu saya punya jalak suren yang hanya mendengar suara tinting tukang bakso tiga hari sekali, dan hanya beberapa tinting dalam setiap kali dengar, juga masuk.
    alau ada MB yang kemaster perkutut misalnya, kan belum tentu mendengar setiap saat. Eh, tahu2 MBnya kemaster perkutut. heheh tobat kan?
    Oke?
    Duto

  36. Seno said

    he he he he jenius tuh burung OM ! sampai tingting tukang bakso langsung kerekam, hmmmmm pingin bakso kl tu burung !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! maksih banyak OM, sy ykn byk yg baca terutama para maniak burung yang baru termasuk saya. sukses slalu yaa OM .

  37. hadi said

    mas duto
    saya baru dapet MB baru,suara lumayan,tapi tarungnya masih ngruji/nabrak sangkar, gimana cara ngilanginnya ya biar tarungnya anteng,trims mas duto

    Jawab
    Apa MBnya masih muda? Kalau muda, biasanya begitu. Akan berkurang seiring dengan pertambahan usia.
    Kalau sudah tua tetapi nabrak2, ada kemungkinan karena kebanyakan protein dalam extra foodingnya (EF-nya).
    Coba kurangi jangkrik atau krotonya. Juga, diperbanyak/perlama mandinya (pagi dan malam; atau pagi, sore, malam).
    Coba bagaimana perkembangannya. Sharing di sini.
    Salam,
    Duto

  38. hadi said

    salam
    salam mas duto,saya dapet MB baru nih,suara lumayan,mental bagus sekali,soalnya mau tak pegang aja terbang2 sambil bunyi,masalahnya kalau di trek nabrak sangkar terus/galak,
    1.bagaimana cara agar galaknya dikurangin dan tarungnya anteng
    2.bulu ekor belum full,jadi perawatannya gimana
    3.sementara jngkrik5/5 kroto pagi 1sndok
    mohon bantuannya ma duto,
    salam kicaumania

    Jawab

    Kalau burung belum tuntas moulting/mabung (bulu ekor belum full) jangan ditarung2kan dulu. Sangat berisiko bulu rontok lagi dan burung bakal ngedrop berkepanjangan.
    MB atau burung usai moulting, sebaiknya ditarungkan setelah bulu2nya kuat, minimal 1 bulan setelah ekor full dan dirawat mandi jemur secara tepat. Kalau tergesa-gesa, kita hanya akan mendapat kesenangan sesaat karena kebanyakan burung jadi rusak baik fisik (terutama bulu) maupun mental.
    Untuk tahu bagaimana tarung MB secara maskimal, ya kalau kondisinya sudah fit.
    Untuk pakan. sudah betul.

    Duto

  39. hadi said

    tambahin mas duto
    waktu MB di masukan ke keramba,mb tidak mau mandi,jadi ya saya semprot pake sprayer,tapi setelah di masukan kandang lagi langsung bunyi juga,takutnya kalau udah karakter,tapi pa s di trek gak ngebatman.monggoh,oya mas duto, apa MB setelah mabung kalau di trek kalau udah bener2 siap,maksudnya udah di jemur+perawatan minimal 2 bln,soalnya 2 MB saya ,stelah mabung langsung pada gacor+ berani di trek
    monggoh mas duto.

    Jawab
    Sebaiknya dilatih untuk mau masuk karamba. Caranya, sore sampai pagi nggak usah diberi pakan. Pagi hari, tempel pintu sangkar burung dengan pintu karamba dg masing-masing dibuka (ya seperti proses ngaramba biasa). Gantung jangkrik yang dihilangkan kaki belakangnya dengan benang di tengah karamba sehingga terus bergerak-gerak.
    Biarkan MB memperhatikan jangkrik. Proses agak lama nggak apa-apa, nanti MB akan tertarik dan masuk karamba. Nah, setelah masuk, terserah Anda…..
    Ulang hari berikutnya sampai MB mau masuk ke karamba tanpa perlu dipancing jangkrik.
    Iya, untuk ditrek pasca mabung perlu penguatan bulu dan fisik.
    Kalau soal gacor dan berani, itu masalah mental. Tetapi fisik kan belum mendukung. MB brondol pun, kalau mental bagus, didekatkan MB lain juga akan bergaya dan tetap bunyi untuk melawan.

    Duto

  40. Hadi said

    Ms duto
    Itu pertnyaan sy,tntng mnghilangkn sifat galak mb blm di jawab,trmkasih y ms duto ats bntuanya.

    Jawab:
    Sudah saya jawab lho.
    Duto

  41. mas saya punya MB bukan MB medan dengan ekor pendek apakah burng MB sy layak untuk di pelihara dan apakah nantinya MB tersebut akan gacor sebab sekarang suara kerasnya cuma pagi hari selanjutnya ngriwik klo ada suara berisik?jawab ya mas thanks.

    Jawab:
    Ngggak masalah ekor pendek Om. Tetap layak dipelihara karena banyak juga MB ekor pendek yang bagus dan menjadi juara di lomba besar.
    Soal bagaimana menggacorkan MB, coba baca2 tulisan/tanggapan komentar saya di blog ini. Sudah banyak dibahasa.
    Kalau ada pertanyaan yang lebih spesifik, lempar saja ke sini. Jangan sungkan.
    Ok Om?
    Salam,
    Duto

  42. hadi said

    met malem om duto
    mau skalian curhat om duto,
    ernyata susah ngerawat MB,minggu kmaren MB saya ikut latber ternyata masih banyak loncatnya,tadi pagi ta baa latihan malahan banyak diamnya,tapi loncatnya sdikit berkurang,H-3-H jngkrik 10/10 kroto 1sdk,mandi H-2,
    1.MB yang satu loncat berkurang tapi agresif juga berkurang
    2.MB yang lainnya (MB yang galak) loncat berkurang tapi suara pelan,padahal sblm di trek suara keras+lantang
    rncana slanjutnya jngkrik mau ta kurangin jadi 5/5 aja+mandi semprot sminggu 2x agar pas mandi banyak keluar tenaga trus umbar tidak dijemur 2x aja.jemur sampai mulut terbuka,mau tak trek -/+ 3minggu lagi
    tanya:
    1.perawatan begitu menurut mas duto bagaimana ya?
    2.apa karena terlalau lama menunggu di latian ya,jadi MB capek duluan.
    saya tunggu sharingnya mas duto,
    terima kasih sekali.

    Jawab:
    Saya lihat belum lama loh Om bicara soal membawa MB itu latihan. Lha kok sekarang sudah cerita tentang latihan lagi. Kesimpulan saya, Om Hadi sangat suka membaa burung latihan sampai2 seminggu sekali dilatih.
    Jangan Om. Untuk burung fighter, nglatih itu paling banter sebulan sekali. Kalau terlalu sering dilatih, bukannya jadi bagus, tetapi MB malah gembos.
    Untuk perawatan dan sebagianya sudah betul. Cuma untuk menjemur MB, ngak perlu sampai terlalu kepanasan. Selain merusak bulu, juga tidak begitu signifikan untuk menambah performa burung. Mandinya saja malah dirutinkan sehari sekali (kalaui bisa malah sehari dua kali, pagi sore).
    Dicoba ya?
    Duto

  43. hadi said

    mau nambahin dikit om
    lebih bagus mana burung yg buat master 1 jenis apa lebih dari satu.
    kalau misal MB dimasukkan kandang penangkaran buat ganti kandang umbaran gimana ya.

    Jawab:
    Masteran lebih dari 1 tentu lebih bagus. Cuma, perlu ada satu yang diandalkan sehingga menjadi tembakan andalan.
    Untuk umbaran, sama saja Om. Hanya saja mengenai umbaran ini, saya hingga saat ini belum begitu yakin signifikansinya dengan performa burung. Untuk referensi tentang hal ini bisa dibaca postingan saya tentang: “8 dari 10 jawara….”.

    Salam,
    Duto

  44. pak saya mau murai batu yg siap lomba u/ latberan z,, daerah kalimantan timur kota tenggarong, kira2 brp hargax.

    Jawab:
    Maksudnya harga di mana Om?
    Kalau di Solo, sangat variatif, tergantung sikon burung, sikon penjual dan sikon pembeli.
    Kadang banyak kok MB bagus yang prospektif tetapi belum pernah membau arena lomba. Nah tentunya harganya relatif miring.
    Kalau perlu hunting MB di latberan. Kadang ada MB yang bersuara bagus tetapi tidak kepantau juri atau masih banyak ngetem sehingga tidak dilirik juri, nah MB seperti ini kalau dikejar harganya biasanya tidak terlalu tinggi.
    Salam,
    Duto

  45. Hery said

    Salam Mas Duto. Saya sangat pemula di dunia perburungan. saya memiliki 3 ekor MB, 1 Kacer, 1 Cucak hijau, 2 ekor Poksay dan 1 Tledekan. 1 ekor MB saya 2 helai bulu ekornya patah dan menurut orang2 ekor yang yang patah itu harus dicabut. Maka saya cabut 2 bulu ekor yang patah itu, tetapi sampai sekarang 2 bulu ekor itu belum tumbuh sama sekali.
    Pertanyaan saya :
    1. Apakah ekor itu bisa tumbuh dengan sendirinya atau secara alami tumbuh? kalau tidak bisa bagaimanakah cara mengatasi hal itu?
    2. Apakah penyebabnya ekor itu sampai skrang tidak mau tumbuh?
    3. Bagaimana penempatan yang baik untuk burung2 yg saya punya dalam artian burung2 apa yang bisa didekatkan dan burung2 apa yang harus saling dijauhkan?

    Saya sangat sedih melihat kondisi MB saya yang hanya memiliki sehelai bulu ekor hitamnya.

    Terima kasih Mas Duto

    Jawab:
    1. Ekor bisa tumbuh lagi kalau bulu yang dicabut saat itu masih muda (baru saja tumbuh). Kalau sudah tua, maka untuk tumbuh lagi, akan berbarengan dengan ekor lain yang lepas saat masa mabung berikut.
    Kadang, meskipun bulu yang dicabtu masih muda, tetapi kalau menyabutnya salah, bisa jadi bulu susulan tidak akan tumbuh.
    Kesalahan pencabutan adalah pencabutan dengan sedikit paksa yang menyebabkan pada bagian itu keluar darah. Kalau darah itu mengering pada bekas cabutan bulu, dia akan menghambat tumbuhnya bulu yang akan menggantikannya.
    Bahkan, pada masa mabung mendatang, lubang bekas cabutan bulu yang sudah ada darah mengeras di dalamnya, akan menghambat tumbuhnya bulu baru sehingga bulu tetap tidak aklan tumbuh. Kalaupun tumbuh, kadang meleset dari tempatnya dan menjadikan ekor tumbuh ke arah yang salah dan menyebabkan ekor tidak rapi. Ini seperti gigi manusia yang tumbuh ke arah yang salah karena ada sisa gigi lama yang tertinggal (gingsul, bahasa jawanya).
    Kali lain, kalau mencabut bulu burung, usahakan dicabut sambil bagian itu direndam di air hangat. Dengan demikian, tidak ada darah yang menggumpal di dalam bekas cabutan.
    Kalau telanjur ada darah yang mengering di dalamnya, usahakan “dioperasi” dengan hati-hati, misalnya ditetesi air hangat dan dikorek-korek secara perlahan agar burung tidak kesakitan.
    Kalau sudah bersih, maka nanti akan tumbuh lagi berbarengan dengan proses mabung bulu yang lain.
    2. Coba amati. Pasti kasusnya seperti yang saya ceritakan di atas. Kalau memang bersih, nanti juga akan tumbuh pada proses mabung kok.
    3. Wah Anda memelihara burung yang sebenarnya pantang untuk didekatkan, kecuali kalau kepingin banyak burung yang ngedrop, hehe.
    Rumus pelihara burung adalah jangan memelihara sesama burung fighter di dalam satu rumah, apalagi satu ruangan.
    Termasuk burung fighter adalah MB, kacer, tledekan/sulingan dan decu. Mengapa? Sesama burung fighter (MB-MB, MB-kacer, MB-tledekan, kacer-kacer, kacer-tledekan, tledekan-tledekan) pasti akan tarung jika dicampur dalam satu rumah. Mereka akan saling tantang dan teriak nggak berhenti-berhenti, kecuali untuk burung fighter anakan ataupun memang belum bunyi.
    Jika digandeng terus seperti itu, pasti salah satunya (atau salah banyak lainnya) akan ngedrop (jatuh mental) dan akhirnya nggak akan bunyi lagi kecuali dipisah jauh. Kalau ngedrop berkepanjangan, maka burung itu tidak akan bisa pulih kesehatan mentalnya. Jadilah “burung rusak” dalam konteks suara.
    Sementara untuk poksay dan cucak ijo (CI) itu adalah burung2 yang tidak tepat untuk berdampingan dengan MB, kacer atau tledekan. Mengapa? Lagu CI dan, terutama, poksay sangat tidak bagus jika terekam oleh MB atau kacer. Lagu MB jadi akan jelek karena cuma suara-suara besar seperti suara poksay yang akan diperdengarkan.
    Kalau mau memelihara burung fighter yang memang mudah menirukan suara burung lain, beli saja sonicmaster untuk memasternya; atau juga bisa diperdengarkan suara burung isian dari kaset/cd. Misalnya suara cililin, cucak jenggot, ciblek, LB atau suara jangkrik.
    Dengan demikian, kalau pertanyaan mana yang harus didekatkan dan mana yang harus dijauhkan, maka jawaban saya pasti: jauhkan semua masing-masing dan jangan ada yang sampai didekatkan.
    Saran saya, coba pelihara saja satu burung fighter yang terbagus di antara yang Anda miliki. Lainnya, jual atau ditukartambahkan dengan burung lain. Burung lain yang saya sarankan adalah macam kenari dan lovebird/LB yang bisa untuk sekalian memaster suara burung fighter yang Anda sisakan untuk diperlihara.

    Kalau Anda bilang sangat sedih melihat kondisi MB yang hanya memiliki sehelai bulu ekor hitamnya, maka saya yang lebih sedih, mengapa kok tidak dulu-dulu Anda mampir ke blog ini, hehehehe.
    Salam,
    Duto

  46. Hery said

    Maaf mas keterangan masalah yang saya berikan kurang sedikit.

    1 ekor MB saya, 5 bulan yang lalu 2 helai bulu ekornya patah dan menurut orang2 ekor yang yang patah itu harus dicabut, agar bisa tumbuh lagi. Maka saya cabut 2 bulu ekor yang patah itu, tetapi sampai sekarang 2 bulu ekor itu belum tumbuh sama sekali.

    Ini tambahan info permasalahan saya.

    Terima Kasih Mas

    Jawab:
    Ya sudah saya jawab sekalian di pertanyaan sebelumnya.
    Tks.
    Duto

  47. Hery said

    Terima kasih sekali Mas Duto atas informasinya.
    Saya akan coba untuk konsen pelihara MB saja.
    Ya memang saya sangat pemula di dunia burung karena dulu lama di duna ikan sih heheheh. Ceritanya saya ganti haluan hehehe.
    Maaf mas, saya masih ada pertanyaan lagi.
    1. apakah direkomendasikan untuk memelihara MB lebih dari 1 mas?
    2. Apakah diperbolehkan memandikan MB di malam hari? karena pagi sampai sore harus kerja. Kalau boleh, kira2 antara jam berapa dan haruskah digantung dibawah lampu yang relatif panas agar cepat kering atau bagai manakah?
    Kalau tidak boleh kira2 minimal berapa kali dlm 1 minggu memandikannya di sore hari?
    3. Bagaimanakah sebenarnya ciri2 dari fisik maupun perilaku dari MB yang mulai mabung?
    4. Saat yang seperti apakah yang paling tepat untuk memasterkan MB ( misal dgn sonicmaster ), apakah setiap saat bisa memasterkannya ( dlm artian tdk hanya saat mabung saja ).

    Begitu Mas. Mohon dibantu mas untuk pemula ini. hehehe

    Terima Kasih.
    Hery

    Jawab:
    Sebelum saya menjawab pertanyaan soal burung, ngobrol dulu deh soal ikan. Apakah kiranya Om Hery bersedia untuk menjadi narasumber tentang hobi ikan untuk blog ini? Atau, sudikah Om jadi penulis soal ikan di blog ini? Kalau bersedia, nanti saya berikan akses untuk menjadi salah satu penulis di sini. Bagaimana? Saya punya obsesi, blog ini akan dipenuhi penulis2 soal burung dan hobi lain di sekitar kita dan akan menjadi blog komunitas penghobi hewan dan tanaman. Bagaimana? Punya teman yang hobi tanaman enggak Mas? Bisa nyumbang tulisan deh.

    Ok kembali ke pertanyaan Om. Jawaban saya:

    1. Boleh saja asal ditempatkan secara berjauhan. Soalnya kalau bisa saling mendengar, tetap cenderung akan tarung bersahutan memperebutkan “teritori kekuasan”.
    2. Mandi malam hari boleh. Asal jangan kemalaman (di atas jam 21.00 karena suhu udara selepas jam itu sudah dingin).
    3. Tidak perlu lampu penghangat. Cukup asal terang saja. Justru kalau habis mandi, jangan didekatkan lampu agar cepat kering. Biarkan mengering dengan sendirinya.
    4. MB yang akan mabung biasanya tidak lagi gacor meski kondisi tubuh masih terlihat fit. Bulu-bulu kecil mulai berjatuhan 1-2 helai dan semakin banyak pada hari-hari berikut. Kadang untuk burung2 tertentu, malah ada yang menjatuhkan bulu besar (sayap atau ekor).
    5. Paling efektif memang saat masih usia trotol dan saat mabung. Tetapi banyak juga MB berkarakter cerdas yang akan menirukan suara apapun yang dia dengar meski tidak dalam kondisi mabung. Yang jelas, untuk memaster burung tidak perlu keras-keras. Untuk tips memaster, coba tengok lagi tulisan ini.
    Eh tambahan, baca juga tulisan ini ya.

    Salam,
    Duto

  48. Hery said

    Maaf mas nyelonong lagi.

    Hal terbaik apakah yang harus dilakukan jika ekor atau bulu yang lain patah ? dibiarkan saja sampai masa tumbuh lagi atau diapakan mas

    Terima Kasih banyak Mas.
    salam… Hery

    Jawab:
    Paling aman dibiarkan saja. Nanti kalau waktunya lepas, akan lepas sendiri. Cuma, kalau patahnya mepet dengan kulit, pada saat memasuki masa mabung, pegang itu burung dan coba dibantu untuk melepaskan bulu itu dengan menggunakan tang kecil untuk mencabut dan menariknya keluar.

    Salam,
    Duto

  49. Hery said

    Waduh mas untuk menjadi penulis tentang ikan, saya belumlah pantas karena pengalaman saya belumlah cukup. jadi saya minta maaf sekali, bukannya saya tidak mau tapi memang saya belum cukup untuk hal itu. tapi kalau memang ada pertanyaan tentang hal itu dan kalau saya bisa menjawab ya akan saya jawab semaksimal yang saya bisa via mas Duto.

    Terima kasih sekali atas infonya. Info2 ini sangat2 bermanfaat untuk saya mas. wah ternyata susah juga ya mas pelihara MB itu. pelihara satu, kasian burungnya sendirian tapi lebih dari 1 bertengkar. Saling kelihatan bertengkar dan saling dengar tok aja juga bertengkar. masak burungnya harus buta dan tuli nih. heheheheheh.

    Saya sangat berterima kasih atas informasi2 dari mas Duto.
    Kalau saya menemukan masalah lagi pasti saya mampir lagi mas. Boleh kan mas? Solonya dimana Mas?

    Salam. Hery

    Jawan
    Nah, hayo-hayo siapa mau tanya tentang hobi ikan, di sini sudah narasumbernya tuh.
    Ok, trims Om Hery.
    Saya Solonya ndesa, Kartasura, hehehe.
    Salam,
    Duto Solo

  50. bayu gunawan said

    om saya mau nanya lagi.
    di rumah ada 2 MB tp MB yang satu kalau bertarung dengan MB lain badan nya seperti balon? kira itu kenapa ya om?
    trus gi mana ngilangin nya?

    Jawab
    MB mbalon bagaimana? Apakah ketika tarung bulu bagian depan membentuk bulatan sehinga body MB kelihatan bulat? Kalau iya, maka MB Anda adalah MB kalimantan. Itu tidak apa-apa, karena memang begitulah performa MB kalimantan.
    Tetapi dibanding MB satunya, bagiamana variasi suara dan agresivitasnya? Saya duga, lebih variatif dan agresif (ngeplay-ngeplay berayun atas-bawah) MB kalimantanya. Iya Om?
    Salam,
    Duto Solo

  51. pak yanto said

    mas duto kemaren pak yanto beli MB gundul ( tak ada ekor ) . masalahnya yang jadi pertimbangan hanya suara yang kayaknya fighter banget. suara kecilnya yang dahsyat. gimana cara ngerawat harian yang baik. apa perlu juga di umbaran setiap minggunya.
    salam pak yanto..

    Jawab
    Pertama, itu MB gundulnya kenapa? Apa pas mabung? Apa ekor patah atau ekor nggak tumbuh karena lubang jalan ekor ketutup patahan ekor lama? Kalau seharusnya sudah tumbuh kok belum tumbuh, coba lihat bagian atas pantat. Kalau ada patahan2 bulu lama, dicabut saja. Cabut dg bagian belakang MB ada di dalam air hangat. Kalau terlalu pendek, gunakan tang kecil yang penting bisa nyabut dengan hati-hati. Kalau patahnya di dalam, dikorek2 setelah dibasahi air hangat biar nggak berdarah. Setelah itu, tetesi alkohol biar steril.
    Dengan demikian, nanti ekor bisa tumbuh bagus (perhatikan jangan sampai ada darah menggumpal di bekas cabutan ekor).
    Untuk rawatan, ya biasa saja. Yang penting, cukup gizi (voer; kroto, kalau ada tiap hari setengah sendok makan saja; jangkrik 4/3 pagi sore), cukup mandi (kalau bisa di karamba), cukup jemur terutama di pagi hari (sepagi mungkin sampai jam atau 10; jangan sampai kepanasan). Kalau ekor sedang tumbuh, jangan jemur lewat jam 8 pagi.
    Umbar? Saya kurang yakin signifikansi umbaran untuk burung kicauan Pak. Mereka kita latih untuk jadi penyanyi kok Pak, bukan petinju, hehehe. Selama kondisi terawat bagus, dia akan tahan berkicau ngotot berlama-lama.
    Umbaran membuat burung berkicau nggak stabil. Secara fisik dia memang bisa jadi sangat powerfull (tetapi untuk apa? memangnya mau diadu balap, hehehe, maaf ya guyon dikit). Burung yang biasa dapat umbaran (masuk keluar kandang besar-kecil) akan sangat sulit settingannya. Kadang powerfull, tetapi banyak stresnya karena dia merasa tidak nyaman lagi berada di sangkar kecil. Nggak perlu main umbar Pak. Dengan memandikan secara rutin dan jemur cukup (jangan berlebih karena bisa merusak bulu) burung bisa fit. Begitu ya Pak.

    Salam,
    Duto Solo

  52. Hery said

    Salam Mas Duto. Kembali ke murai batu saya yang ekor hitamnya hanya satu. kemaren udah saya lihat tapi tidak ada bekas luka pada bekas cabutan tetapi ada bagian kulit yang lebuh keras daripada bagian lain? Pertanyaan?
    1. Apakah bagian itu wajar atau haruskah tetap dikorek2? Selain dikorek adakah cara yang lain?
    2. Kalau semuanya normal, umur MB itu sampai berapa lama? Dan selama umur itu berapa kali MB akan mengalami mabung? dan rata2 jarak waktu antara mabung ke mabung lagi itu kurang lebih berapa lama?
    3. Dapatkah MB dan AM itu diletakkan dlm jarak yang relatif dekat ( kalau kondisi keduanya normal )
    4. di solo dimanakah saya bisa mendapatkan trotolan MB yang baik dan kisaran di harga berapa ya Mas?

    Terima kasih mas Duto
    Salam

    Jawab
    1. Bagian yang lebih keras itu bisa jadi memang bekas cabutan bulu, terluka, dan kemudian sudah menutup lagi. Tunggu saja sampai masa mabung mendatang. Kalau memang nggak membuka pori-porinya berarti memang itu “bawaan”, yakni terluka di waktu kecil/ sudah lama, yang kemudian tumbuh lapisan daging/kulit lagi yang tidak memungkinkan bulu tumbuh, seperti misalnya kita punya codet bekas luka yang di sana tidak bisa lagi tumbuh rambut.
    Kalau itu yang terjadi, ya terima saja Mas, yang penting MB mau bunyi gacor.
    2. Wah, lha punya teman ada yang pelihara MB sampai 13 tahun masih sehat fisiknya. Untuk Branjangan misalnya, ada yang sudah pelihara sampai 21 tahun, masih sehat dan gacor. Kalau usia maksimal, sweerrrr, saya tidak tahu. Jadi, mabungnya ya memang tergantung sampai usia berapa dia bertahan hidup karena secara normal, burung mengalami mabung antara 7 bulan – 1 tahun sekali (dengan catatan burung piaraan loh).
    Dalam kasus tertentu (stress) ada burung yang barus saja selesai mabung tetapi menampakkan tanda-tanda mau mabung lagi (bulu2 berjatuhan). Dan juga MB yang sampai 2 tahun tidak juga mabung meski kondisi bulu sudah awut-awutan.
    3. MB dan AM, secara prinsip, nggak apa-apa ditempatkan dalam satu ruangan. Cuma, namanya burung itu kan sama-sama pinter, maka nanti MB dan AMnya punya lagu sama, saling menularkan dan saling meniru….nah kan keunikan masing-masing jadi hilang deh…
    4. Trotolan MB yang baik bisa dicari di penangkaran2 MB di seputaran Solo (Sragen, Klaten, Sukoharjo dll). Ada beberapa yang indukannya bagus.
    Soal harga variatif, mulai Rp. 750rb sampai Rp.1,25 juta tergantung dari indukan punya siapa; pernahkah menelorkan juara dsb.

    Salam,
    Duto Solo

  53. Hery said

    Wah terima kasih sekali atas informasinya dan ulasannya Mas.

    Salam

  54. taufan said

    Salam kenal 0m.
    Saya pnya murai batu mentalnya lumayan fighter
    tapi masih sering ngerem dan kurang panjang apa tipsnya supaya lebih ngegas n panjang2.

    Jawab:
    Salam kenal balik Om.
    Masih sering ngerem seperti apa Om? Bisa sedikit lebih detail keterangannya? Juga kira-kira umurnya berapa (deskripsikan saja bagaimana sisik kakinya; sudah keringkah, berkerakkah dsb).
    Juga bagaimana rawatan harian selama ini; pola makan, mandi dan jemurnya, serta di rumah ada burung apa saja yang biasa ketemu/ saling dengar dengan MB itu.
    Dengan demikian, saya akan lebih bisa memberikan tips yang lebih pas.
    Saya tunggu, ya.
    Salam,
    Duto Solo

  55. Deo said

    saya punya 2 MB,pas beli dua-duanya mau bunyi…eh sampe dirumah cuma bunyi skali trus membisu ampe sekarang…gimana solusinya om..mohon pencerahan..bagi no hp nya dong om duto..kapan2 biar mampir ke solo..

    Jawab:
    Apa MBnya digandeng/ditempatkan di tempat yang berdekatan?
    Kalau iya, itu barangkali kesalahannya. Pasti salah satunya, atau malah kedua-duanya, ngedrop karena tarung seharian. Pisahkan dan perlu perawatan agak lama kalau ngedrop seperti itu.
    Salam,
    Duto Solo

  56. Deo said

    memang sy letakkan berdekatan..tpi salah satunya pasti sya krodong.trus perawatan yg tepat gimana om? biar MB sy mau ngocor lagi? maklum om sya pemula jadio harap maklum…:D trus kira2 brapa lam perwatannya om?..sya jadi ikut stres lho om… :D..:D..:D

    Jawab:
    Nah, ketahuan ta. Nggak usah analisa macem2 saya dah tahu, heheheh (bukan dukun lo…).
    Kerodong nggak kerodong, burung fighter ketemu burung fighter tetap tarung suara. Kalau nggak ngedrop salah satu, ya ngedrop dua-duanya. Seperti petinju itu lho, kalau keduanya tarung terus, pasti salah satunya KO atau malah kedua-duanya babak belur sama-sama KO. Macet semua….
    Pokonya jangan sampai piara burung fighter (meski jenis lain) berdekatan. Burung fighter ini antara lain murai batu, kacer, sulingan/tledekan,
    Kalau dipertemukan, pasti narung.
    Solusinya, salah satu harus dihengkangkan dulu dari rumah. Pilih salah satu saja dulu. Pemulihan juga nggak sebentar, perlu waktu relatif lama. Kuncinya, rawat yang baik dan suaabaaaaaaaaarrrrr. ..:D Oke?

    Salam,
    Duto Solo

  57. pak yanto said

    Mas Duto , Mb yang gundul tempo hari sudah tumbuh ekornya, kira2 lima pasang ekor.tapi yang menjadi pertanyaan pak Yanto adalah semua ekor berwarna hitam. Pada 2 pasang ekor penyangga berwarna hitam,bagian ujung ada sedikit warna putih. Setahu pak Yanto MB Medan ekornya mempunyai pola 4pasang putih dan 2 pasang ekor hitam atau pola 3 dan 3.Jenis MB apa yang warna ekornya hitam semua? Mas Duto biar lebih kenal boleh dong minta no HP nya.Soalnya Pak yanto punya rencana mau beli MB atao CR dari mas Duto aja yang bakalannya bagus , biar tinggal merawat dan memaster dengan Sonic Master. Gimana boleh donk . Salam dari Pak Yanto.Ngantang Malang.

    Jawab:
    Kalau hitam semua, itu MB nias (pesisir barat Sumatera). Kalau ada trutulnya puith meski sedikit, kebanyakan dari Aceh utara (Sabang dan sekitarnya).
    Hp dan alamat saya kan sudah saya tulis di sini.

    Salam,
    Duto Solo

  58. Hafid said

    Salam kenal Om Duto
    Dirumah skr ini ada 2 CR, 1 trucuk, 1 kenari sama 1 MB (baru dapat seminggu lalu), mau nanya kalo MB serumah sama CR kira2 ada pengaruh nggak Om? MB-nya dah gacor bgt

    Makasih sebelumya Om
    Hafid

    Jawab:
    Nah kan… hehehe…
    Nggak apa-apa sebagai penghobi… tetapi suara CR bakal “menghancurkan” suara MB. Sebab nanti suara CR bakal masuk ke isiannya MB. Jadi meski punya CR dua, nanti dapat ketambahan satu CR lagi, CR von MB hehehehe.
    Jadi ya mangga.. cuma nanti pasti suara MB kemasukan lagu CR.

    Salam,
    Duto Solo

  59. Hafid said

    Makasih masukannya Om,
    Wah jd repot jg ya hrs pilh salah satu,
    tp kalo ngliat momongannya bos2 KM kok banyak2 gitu gmn caranya ya? hehehe..
    satu lagi Om kalo CR-nya yg kemasukan MB mgk gak? CR yg satu msh muda umur kira2 7 bln-an.
    pemula yg lg onfire di burung Om daripada salah momong mending nanya dulu hehe..

    makasih
    Hafid

    Jawab:
    Momongan banyak asal jenis burung dan penempatan bisa mengaturnya nggak apa-apa. Sesama burung fighter misalnya (MB. kacer. sulingan/tledekan, decu) tidak boleh bertada dalam satu ruangan dan diusahakan tidak saling dengar. Juga perlu diperhatikan bahwa penempatan burung-burung tertentu tidak boleh berdekatan agar tidak saling memaster (mengisi suara). MB misalnya, jangan dekat CH atau pentet atau dekat kandang ayam (suara petok2 ayam bisa masuk dan jelek) dsb. Jadi burung banyak tidak asal mengumpulkan spt pasar misalnya, hehehe.
    Untuk CR usia 7 bulan (muda) terbuka lebar kemungkinan kemaster suara MB atau juga suara-suara lain seperti ayam, perkutut, kucing dll. Wah, percaya saya Om, burung CR muda perlu terus dimaster suara CR dewasa dan dijauhkan dari “suara-suara mati” seperti itu. Nanti jadinya jelek banget suaranya.
    Nah ini kan dilematis. Pada saat yang sama, di sana ada MB dan MB gampang sekali kemaster suara CR. Saran saya, pilih saja MB atau CR.
    Kalau nekad, nanti akan menyesal sendiri lho Om.

    Salam,
    Duto Solo

  60. Hafid said

    Baik Om makasih sarannya
    akan saya pertimbanngkan mana yg dipilih

    salam
    Hafid

  61. Deo said

    om…ditempat njenengan sedi anakn MB gak? klo iya mbok saya nempil satu aja yg bagus.buat klangenan aja om bisa to?
    gimana caranya om?

    Jawab:
    Ada sih ada Om, tetapi lihat dulu itu di halaman Pasar Burung. Ada yang menawarkan kan?

  62. wawan said

    Salam kenal om duto,
    Saya punya 2ekor MB usia kira2 12bln yang 1 habis mabung sudah mulai ngeplong2 tapi waktu saya trek dg MB tetangga yg usia 3th koq malah ngebatman di awal tapi setelah 2mnit baru berani balas nembak…apakah ini pengaruh mental MB saya yg belum siap?gmn cara mengatasinya?
    Sebagai informasi setelan MB jangkrik 5/5,,uh 3ekor/pagi,kroto 1sdm/3hr,jemur jam 7-9pg,mandi sekali/hr.
    Yg kedua gmn agar MB tersebut cpt gacor?threathment tambahan apa yg harus saya lakukan?
    Sbg tambahan informasi burung peliharaan lain Kacer poci,2CI,kenari,4kapas tembak,pentet,LB,cililin,AM semua gacor kecuali AM & 2KT yg sedang mabung.
    Maaf kalau terlalu banyak sebelumnya tks

    Jawab:
    Untuk pengaturan pakan sudah bagus. Jadi MB itu memang secara mental belum siap. Kalau masih suka ngebatman, jangan ditrek dulu. Soalnya bisa negdrop sama sekali.
    Kalau bisa di rumah dua MB itu dan kacernya jangan didekatkan karena pasti masing-masing akan tarung dan ada yang kalah. kalau sampai ngedrop gar-gara kalah tarung, akan sulit/lama mengembalikan performa bagusnya.

  63. wawan said

    Terima kasih banyak om duto buat advicenya…tapi maaf sebelumnya apakah ngebatman tersebut hanya karena faktor mental yang belum siap ataukah karena terlalu birahi?
    Bagaimana ciri-ciri MB terlalu birahi dan bagaimana cara mengatasinya?
    Tks sebelumnya

    Jawab:
    Kebanyakan untujk MB karena masalah mental. Kalau birahi, burung malah gacor dan memang kalau terlalu birahi nabrak2 sangkar mau nempur langsung ke lawan.

  64. wawan said

    Malem om Duto….
    Sedikit menyimpang dari tema nich…mau nanya aja…setelah perubahan layout, koq sekarang blognya ruwet to om?mau buka pasar burung gak bisa…buku tamu gak bisa….cuma balik ke halaman awal teruss…
    capek dech…

    Jawab:
    Coba nanti saya ceknya. Tks infonya…

    Setelah saya cek, untuk Pasar Burung nggak ada masalah. Untuk buku tamunya iya, sepertinya mental terus. Coba nanti saya tanyakan ke dukun web dulu ya hehehehe. Kalau memang masih ngadat, akan saya coba oper ke tema sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: